Rabu, 22 April 2015

Apa Yang Terjadi Pada Diri Saat Bermeditasi?

APA YANG TERJADI PADA DIRI SAAT BERMEDITASI?

4.1 Kesehatan Fisik

            Teknik meditasi boleh bermacam-macam. Namun, semuanya melibatkan satu hal: kesadaran penuh. Terdengar aneh? Perhatikan ini: biasanya pikiran Anda memantul-mantul seperti bola ping-pong, antara masa lalu dan masa depan, lalu terpaku atau terkurung pada sesuatu yang (Anda takutkan) akan terjadi. Padahal, penelitian menunjukkan, dengan menemukan ‘masa kini’, Anda dapat memperbaiki keseluruhan hidup dan tubuh Anda. Menemukan ‘masa kini’ itu bisa dilakukan dengan cara bermeditasi. Inilah fakta bagaimana meditasi teratur dapat meningkatkan kesehatan Anda.

Otak
            Penelitian menunjukkan bahwa meditasi dapat meningkatkan aktivitas gelombang otak alfa dan teta. Gelombang otak inilah yang berhubungan dengan relaksasi.
            Melakukan meditasi setiap hari selama dua minggu juga dapat menguatkan beberapa bagian dari otak dan sistem saraf Anda.

Suasana hati
            Berada dalam keadaan meditatif dapat mencerahkan area dalam otak yang mengontrol pikiran yang kompleks dan emosi positif. Beberapa teknik meditasi juga dapat membangun kekuatan mental dalam otak yang merupakan pusat rasa sayang, empati, dan ketakutan. Membuat Anda bisa lebih menguasai dan mengendalikan emosi serta membantu Anda merasa lebih dekat dengan orang sekitar.

Paru-paru dan jantung
            Meditasi meningkatkan aktivitas pada sistem saraf simpatetik, yaitu sistem saraf yang mengontrol keadaan istirahat dan fungsi pencernaan. Secara refleks, paru-paru Anda mulai menarik napas lebih dalam. Dan jantung Anda berdetak lebih pelan, membuat pembuluh darah relaks.Dan memang kenyataannya, meditasi teratur dapat menurunkan tekanan darah hingga empat point, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

            Menurut penelitian dari Georgia Health Sciences University. Pada penelitian 62 remaja dengan tekanan darah tinggi, meditasi rutin dua kali sehari, dilakukan selama 15 menit tiap sesi, memiliki massa otot bilik ventrikuler kiri, yang merupakan indikator penyakit kardiovaskuler di masa depannya menurut Dr. Vernon Barnes, ahli dari Medical College of Georgia and the Georgia Health Sciences University Institute of Public and Preventive Health. Penelitian dilakukan dengab metode case-control. Pada group yang mendapatkan tindakan (case), meditasi diajarkan untuk dilakukan selama 15 menit per sesi di kelas bersama dengan peserta lainnya. Selain itu meditasi dilakukan selama 15 menit tiap sesinya di rumah. Hal ini dilakukan selama empat bulan. Sedangkan grup lain yang tidak mendapatkan tindakan (control), hanya mendapatkan edukasi tentang cara penurunan tekanan darah, risiko kardiovaskular, tanpa diberi edukasi meditasi.
            Kemudian kedua grup dilakukan pemeriksaan ekokardiogram dua dimensi sebelum dan sesudah tindakan. Pada grup case menunjukkan penurunan massa ventrikuler kiri yang berkaitan dengan penurunan tekanan darah. Meditasi dapat menurunkan sistem saraf simpatetik dan menurunkan produksi hormon stress. Maka terjadi penurunan tekanan darah dan kerja jantung juga berkurang. Selain itu terdapat perkembangan dari tingkah laku dari para remaja.
            Ingin mempunyai jantung sehat dan tekanan darah terkontrol sejak dini?
Cobalah cegah rasa cemas berlebih, bila mengalami kesulitan dalam mengontrol suasana stress dalam aktivitas sehari-hari

           
Relaksasi
           
Saat Anda bermeditasi, kelenjar adrenal menarik kembali produksi hormon stres, yaitu kortisol. Meditasi juga meningkatkan aliran darah ke otak yang membantu menurunkan kecemasan. Peningkatkan aliran darah ini juga bisa meningkatkan daya ingat.

Tekad kuat
            Ya, dengan bermeditasi, tekad Anda untuk hidup lebih sehat bisa meningkat.
           

Sistem kekebalan tubuh
            Satu teori: Meditasi membantu menghapus mental negatif yang mengurangi respons kekebalan tubuh. Teori lain: Meditasi dapat mempercepat tubuh untuk meningkatkan produksi antibodinya. Dalam ilmu biologi, peneliti membuktikan, mereka yang bermeditasi bisa lebih kuat melawan infeksi. Tubuh mereka juga bisa lebih baik mengontrol rasa sakit ketika cedera.

            Belakangan ini dunia barat menemukan satu ilmu baru yang dapat dijadikan pegangan hidup yaitu meditasi. Sebelumnya ada praduga yang mengaitkan meditasi dengan ilmu gaib, ilmu setan, dll. Banyak orang takut belajar meditasi. Sekarang meditasi disambut dengan lebih antusias setelah dilakukan berbagai riset dan percobaan yang membuktikan bahwa meditasi mempunyai manfaat yang besar, yaitu kesehatan batin dan kesehatan jasmani.

            Pada riset yang dilakukan Richard Davidson dari universitas Wisconsin dengan menggunakan mesin pencitraan otak ternyata meditasi membuat aktivitas pada prefrontal cortex bergeser dari sebelah kanan kesebelah kiri. Menurut riset tersebut dengan bermeditasi secara teratur, otak berubah dari penentangan yang menimbulkan stress menjadi penerimaan yang menimbulkan sifat merasa puas dan menerima.

            Penjelasannya adalah bahwa orang yang memiliki sifat-sifat negatif cenderung menggunakan bagian prefrontal kanan, sedangkan prefrontal kiri lebih berhubungan dengan antusiasme, rasa ketertarikan, lebih rileks dan lebih berbahagia walaupun kurang materialistik.

            Eksperimen lain dilakukan terhadap meditator tingkat lanjutan ternyata memiliki kemampuan mengenali mood pada serentetan ekspresi wajah, yang bertukar dengan kecepatan tiga puluh ekspresi per detik. Kemampuan ini melebihi kemampuan yang ahli dalam bidang ini seperti psikiater dan agen intelejen rahasia.

            Jon Kabatt-Zinn mendirikan stress reduction clinic di U Mass medical center pada tahun 1979, telah menolong 14.000 orang merawat rasa sakit mereka tanpa obat, diantaranya pasien kanker, AIDS, dan penyakit-penyakit dengan rasa sakit akut. Lalu ia juga mempelajari pasien yang menderita psoriasis, yaitu penyakit kulit yang belum ditemukan obatnya. Perawatan penyakit ini menimbulkan stress pada kebanyakan pasien. Kabatt Zinn memberikan terapi meditasi untuk mengurangi stress pada pasien yang disinari sinar UV. Pada dua eksperimen, kulit mereka yang ikut meditasi 4 kali lebih cepat dibandingkan kulit mereka yang tidak meditasi.

            Pada studi lain, Kabatt Zinn bersama Richard Davidson memberikan suntikan influenza pada sekelompok meditator yang baru belajar dan non-meditator, untuk mengukur kadar antibody dalam darah mereka. Hasilnya mereka yang berlatih meditasi bukan hanya memiliki antibody lebih banyak pada minggu keempat dan minggu kedelapan sesudah suntikan, tetapi mereka yang aktivitas mentalnya lebih banyak bergeser memiliki antibodi yang lebih banyak pula.

            Pada tahun 1967, Dr.Herbert Benson, seorang professor medik di Harvard Medical School mengawali riset terhadap meditasi. Ia secara sembunyi-sembunyi setiap malam memasukkan 36 meditator samatha ke laboratoriumnya untuk mengukur kecepatan denyut jantung, tekanan darah, suhu kulit, dan suhu rektumnya. Setelah diperiksa, tercatat bahwa:
  1. Mereka rata-rata menggunakan oksigen 17% lebih sedikit
  2. Denyut jantuk lebih rendah 3 denyut per menit
  3. Gelombang theta (yang biasanya muncul sebelum tidur) dipancarkan meningkat, tetapi gelombangnya tidak sama dengan orang yang tertidur.

            Dari penelitian-penelitian tersebut dapat dilihat bahwa meditasi sangat bermanfaat untuk kesehatan mental yang kemudian berpengaruh pada kesehatan jasmani. Seperti yang juga telah diketahui bahwa banyak sekali penyakit-penyakit kronis yang timbul karena dipicu stress, seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, dll. Stress juga diteliti menurunkan daya tahan tubuh, dan menimbulkan gangguan-gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, juga stress bias diminimalisasi, kecenderungan timbulnya penyakit juga tentunya akan berkurang. Meditasi sendiri bukanlah pengosongan pikiran, melainkan pemusatan pikiran pada satu objek, seperti misalnya memperhatikan tarikan dan hembusan nafas, memperhatikan warna, dll.

4.2 Kesehatan Mental
            Dengan meditasi ini akan terjadi reaksi pada individu yang mampu meningkatkan kesehatannya secara umum dengan mempelancar proses metabolisme tubuh, laju denyut jantung lebih teratur, peredaran darah  lancar, mengatasi berbagai macam penyakit, mendorong racun dan kotoran dari dalam tubuh keluar, menurunkan tingkat agretifitas dan perilaku-perilaku buruk dampak dari stress, menurunkan tingkat egosentris sehingga hubungan intra personal ataupun intra personal menjadi lancar, mengurangi kecemasan, pada anak-anak dapat meningkatkan intelegency meliputi karakter kognitif, matematis, logis serta karakter afektif, relational, kreatif dan emosional, pola pikir menjadi lebih matang, mempermudah dalam mengendalikan diri, meningkat kesejahteraan (Benson, 2000; R. Santoso, 2001).

            Herbert Benson (dalam Iskandar, 2008) mengadakan riset klinis, dengan menemukan bahwa meditasi mampu menghambat efek negatif dari system simpatis- yang menimbulkan sikap agresif pada manusia jika terancam. Penelitian yang lain yang dilakukan menunjukan bahwa kadar melantonin yang lebih tinggi diketemukan pada orang-orang yang rutin melakukan meditasi (Iskandar, 2008). Kadar melantonin ini bermanfaat untuk membuat orang menjadi lebih senang dan bila kekurangan dapat menyebabkan gangguan tidur. Selain hal diatas Benson mengatakan bahwa dengan meditasi ada pengurangan nyata dalam pemakaian oksigen yang merupakan ukuran utama dari kadar metabolism, pengurangan ini lebih besar daripada pengurangan oksigen setelah enam jam tidur.
            Konsentrasi arterial dari laktat (lactate) suatu zat kimiawi yang kadang-kadang ada korelasi dengan kecemasan, berkurang empat kali lebih cepat dengan bermeditasi daripada dengan istirahat biasa (dalam Mc.Quade, 1987)  Temuan serupa dalam kajian klinis juga dikemukakan Ranjie Stegh (dalam Iskandar, 2008) meditasi menstimulasi kelenjar pineal sehingga meningkatkan melantonin dari 7 hingga 1000 persen. Berbagai kutipan manfaat meditasi (dalam Sindhu,2009) antara lain

  1. Meditasi secara signifikan mengontrol tekanan darah menjadi lebih stabil, setara dengan penggunaan obat-obatan pengontrol darah dan tanpa efek samping penggunaan obat (Hypertention American health Asosiation Medical Journal)
  2. Sebanyak 75% penderita insomnia yang telah berlatih meditasi dan melakukan rileksasi dapat segera tidur 20 menit setelah berbaring ditempat tidur (Dr. Greeg Jacobs, psikolog Harvard)
  3. Meditasi meningkatkan asupan oksigen, menstabilkan detak jantung, pernafasan dan tekanan darah serta meningkatkan intensitas gelombang alfa, teta dan delta yang merupakan kebalikan dari perubahan fisiologis yang terjadi saat respon stress terjadi (Herbet Beanson, MD Havard Medical School)
  4. Terapi rileksasi terbukti efektif untuk meringankan rasa sakit. Teknik-teknik meditasi dengan merapal kata atau suara sambil memusatkan pikiran secara nyata dapat meringankan sakit pada punggung, persendian dan kepala (National Institude of Health, 1996)
  5. Ada penelitian yang dilakukan pada dua kelompok, meditator ditemukan bahwa mereka lebih tenang dan tidak mudah gelisah, lebih spontan, mandiri, percaya diri serta tidak takut mati dibandingkan dengan kelompok lainnya (Atlantic Monthly, mei 1991)
  6. Seorang psikiater yang menggunakan meditasi sebagai salah satu kombinasi terapi bagi wanita pengidap kanker payudara kronis menemukan bahwa perawatan semacam ini dapat memperpanjang usia mereka hingga 18 bulan dibandingkan dengan penderita lain yang tidak menerima perawatan sama (Stanford University Medical Center)
  7. Sebuah penelitian mengenai wanita-wanita dengan syndrome premenstruasi kronis menunjukan peningkatan perkembangan kesembuhan hingga 58% dari gejala yang mereka rasakan setelah menjalani terapi meditasi selama 5 bulan setiap harinya (Health Magazine, September 1995)
  8. Siswa sekolah menengah atas yang mempelajari teknik rileksasi lebih sering masuk sekolah dan memiliki tingkat yang rendah dikeluarkan dari sekolah (The Education Instiative, Mind/Body Medical Institude, Havard University, Mei 1996)
  9. Dalam penelitian terkini ditemukan bahwa 77% orang yang mengalami stress tingkat tinggi dapat menenangkan diri, juga menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterolnya hanya dengan cara berlatih teknik relaksasi (Health, Oktober 1994)

Penggunaan Meditasi dalam Psikoterapi
            Deatherage mengatakan meditasi sebagai formula pengobatan diri (sangat efisien untuk penggunaan waktu terapis dan karenanya cukup biaya-efektif) yang membantu pasien tahu proses mental mereka sendiri dan kesibukannya, mengembangkan "diri pengamat," dan mendapatkan kemampuan untuk membentuk atau mengontrol proses mental mereka (Bogart, 1991). Berbagai studi menunjukkan efektivitas dari meditasi mindfulness dimasukkan ke dalam terapi untuk nyeri, berbagai kanker, HIV, penyakit kardiovaskular, suasana hati, perinatal, dan stres, premen-strual sindrom, insomnia, kecemasan, depresi dan pengobatan mengatasi depresi, keinginan bunuh diri, dan batas personality patologi (Sanders, 2010).
            Kutz, Borysenko, dan Benson menyatakan bahwa meditasi dapat menjadi primer untuk terapi; untuk mengamati dan mengkategorikan peristiwa mental memberikan wawasan tentang bagaimana skema mental yang diciptakan, sehingga menimbulkan rasa yang lebih besar tanggung jawab dan memungkinkan seseorang untuk melangkah keluar dari keterbatasan konseptual dan stereotip reaksi dan perilaku. Meditasi adalah suatu bentuk introspeksi mengejar luar sesi terapi, pasien yang membayar dengan waktu mereka sendiri, bukan waktu terapis. Jadi meditasi meningkatkan kualitas terapi dengan melibatkan pasien lebih mendalam dalam proses eksplorasi diri dan menyediakan materi berlimpah untuk eksplorasi dalam sesi terapi. Selain itu, terapi dan meditasi baik berasumsi bahwa nyeri pemahaman seseorang dan pertahanan terhadap hal itu dapat mengurangi penderitaan dan meningkatkan pertumbuhan psikologis.  Mereka berpendapat bahwa menggabungkan meditasi dan terapi adalah teknis kompatibel dan saling menguatkan (Bogart, 1991).

            Dalam jurnal pendidikan psikologi (Prabowo, 2007) menyebutkan juga berbagai penelitian terapi meditasi yang digunakan untuk mengembangkan kualitas manusia yang diasosiasikan dengan peningkatan intelegensi (Tjoa,1972), peningkatan kinerja dan recall dalam bidang pendidikan (Abraham, 1972), kreativitas (MacCallum,1974), prestasi akademik (Coller,1973), dan belajar (Miskinan,2002), penerimaan diri (Broto,1994) dan mengurangi keluhan fisik (Subandi dan Utami, 1995).

            Selain hal tersebut juga diketemukan orang-orang yang melaksanakan terapi meditasi, focus of controlnya lebih internal dan memiliki aktualisasi diri yang lebih tinggi (Hjelee,1977;Subandi,2002). Senada dengan Hjelee, Van de Berg dan Mulder (dalam Subandi, 2002) juga menemukan bahwa subyek yang melaksanakan meditasi menunjukan peningkatan harga diri (self esteem), kekuatan ego (ego strength), kepuasan (satisfaction), aktualisasi diri (self actualization) dan peningkatan gambaran diri (self image).

            Shapiro (2006) Terdapat tiga hal yang sangat berperan bagaimana meditasi dapat berperan dalam mengatasi gejala fisik dan psikis antara lain:

A. Intention, yaitu berkaitan dengan pentingnya penetapan tujuan melakukan meditasi. Menurut Kabat Zin (dalam Shapiro, 2006) suatu penentuan intention menjadikan sesuatu mungkin untuk dicapai tujuan akan mengingatkan seseorang akan maksudnya dalam melakukan meditasi. Dalam penelitian Shapiro hasil yang dicapai seseorang dalam melakukan meditasi berhubungan dengan tujuannya melakukan meditasi. Jika seseorang mempunyai tujuan untuk mampu mengelola dirinya maka dia akan mampu mengelola dirinya.

B. Attention, yaitu yang berkaitan pengamatan terhadap peristiwa kekinian, pengalaman internal dan eksternal, dalam wilayah psikologi hal tersebut menjadi hal penting proses penyembuhan.


C. Attitude, berkaitan dengan cara dalam meditasi yaitu tanpa banyak melakukan evaluasi atau penilaian, penuh penerimaan, kebaikan, keterbukaan apapun yang terjadi adalah diluar keinginan seseorang

1 komentar:

  1. Playtech - New Zealand's #1 supplier of gaming equipment
    Playtech, an 바카라 사이트 innovator of septcasino software and apr casino services for online worrione.com gaming and iGaming products, have partnered 1xbet korean with supplier Casino.

    BalasHapus