Rabu, 22 April 2015

Batu (1)

1. Pendekatan logis ilmiah
Dalam geologi, batu adalah benda padat yang tebuat secara alami dari mineral dan atau mineraloid.
------------------------------------------------------
Dalam batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu
1.      Batuan Beku
2.      Batuan Sedimen
3.      Batuan Metamorf
Penelitian ilmiah batuan disebut petrologi, dan petrologi merupakan komponen penting dari geologi.
------------------------------------------------------
1.A Batuan Beku
Pengertian Batuan Beku
Batuan Beku/Batuan Igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik).

1.A.1 Batuan Granit
Granit adalah salah satu contoh batuan beku yang berasal dari magma yang membeku saat belum keluar sampai ke permukaan bumi.
Ciri dari batuan granit adalah berwarna abu-abu kemerahan hingga kehijauan, berbutir kasar dengan komposisi mineral feldspar, kuarsa, hornblende dan biotit.


Gambar.1 (Contoh Batu Granit)
Fungsi Batuan Granit : pengeras jalan, pondasi, galangan kapal, dan bahan pemoles lantai, serta pelapis dinding dll

Gambar.2 (Pengeras Jalan)
------------------------------------------------------
1.A.2 Granodiorit
Granodiorit adalah salah satu contoh batuan beku yang berasal dari magma yang membeku saat belum keluar sampai ke permukaan bumi.
Ciri batuan Granodiorit adalah mineralnya berbutir kasar hingga sedang, berwarna terang, menyerupai granit.
Fungsi Batuan Granodiorit dapat digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, dan lain-lain. Granodiorit banyak terdapat di alam dalam bentuk batolit, stock, sill dan retas yang tersebar di Bukit Barisan, Sumatera.
------------------------------------------------------
1.A.3 Diorit
Diorit adalah batuan salah satu contoh batuan beku yang berasal dari magma yang membeku saat belum keluar sampai ke permukaan bumi
Ciri Dari batuan Diorit adalah  mineralnya berbutir kasar hingga sedang, warnanya agak gelap. Diorit merupakan batuan yang banyak terdapat di alam.
Fungsi batuan Diorit adalah digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, dan lain-lain.
------------------------------------------------------
1.A.4 Andesit
Andesit adalah batuan leleran dari diorit,
Ciri dari betuan Andesit adalah mineralnya berbutir halus, komposisi mineralnya sama dengan diorit, warnanya kelabu.
Fungsi batuan andesit adalah untuk pengeras jalan, pondasi,bendungan, konstruksi beton, dan lain-lain. Adapun yang berstruktur lembaran banyak digunakan sebagai batu tempel.


Gambar.3 (Contoh Batuan Andesit)

Gambar.4 (Contoh Konstruksi Bendungan)
------------------------------------------------------
1.A.5 Basal
Batuan Basal punya ciri berwarna gelap, berat, kaya akan besi dan sedikit akan kandungan mineral silika batuan vulkanik, yang biasanya membentuk lempeng samudera di dunia. Mempunyai ukuran butir yang sangat baik sehingga kehadiran mineral mineral tidak terlihat. Mineral-mineral ini hanya dapat terlihat pada jenis batuan basalt yang berukuran butir kuarsa, yaitu jenis dari batuan basalt yang bernama gabbro.

Gambar.5 Contoh Batuan Basal
------------------------------------------------------
1.A.6 Batukaca
Batukaca adalah batuan yang tidak mempunyai susunan dan bangun kristal (metamorf). Batukaca ini terbentuk dari lava yang membeku secara tiba-tiba, dan banyak terdapat di sekitar gunungapi.Ciri dari batuan batukaca adlaah pada umumnya berwarna coklat, kelabu, kehitaman atau tidak berwarna (putih seperti kaca).
Fungsi batuan batukaca adalah menjadi campuran semen, dapat dibuat granit buatan. Di zaman purba, batuan ini banyak digunakan untuk membuat mata lembing, mata panah, dan lain-lain.
Gambar.6 (Contoh mata panah dan mata lembing)
------------------------------------------------------
1.A.7 Gabro
Batuan ini merupakan salah satu batuan beku. Ciri dari Batuan gabro berwarna gelap kehijauan, menunjukkan kandungan silika rendah sehingga magma asal bersifat basa. Struktur batuan ini adalah massive, tidak terdapat rongga atau lubang udara maupun retakan-retakan


Gambar.7 (Contoh Batuan Gabro)
------------------------------------------------------

1.B Batuan Sedimen/Batuan Endapan
Pengertian Batuan Sedimen
Batuan batuan sedimen endapan atau adalah Batuan yang terbentuk melalui tiga cara utama: pelapukan batuan lain (clastic); pengendapan (deposition) karena aktivitas biogenik; dan pengendapan (precipitation) dari larutan. Jenis batuan umum seperti batu kapur, batu pasir, dan lempung, termasuk dalam batuan endapan. Batuan endapan meliputi 75% dari permukaan bumi.
Batuan sedimen (batuan endapan) adalah batuan yang terjadi akibat pengendapan materi hasil erosi. Sekitar 80% permukaan benua tertutup oleh batuan sedimen. Materi hasil erosi terdiri atas berbagai jenis partikel yaitu ada yang halus, kasar, berat dan ada juga yang ringan. Cara pengangkutannya pun bermacam-macam seperti terdorong (traction), terbawa secara melompat-lompat (saltion), terbawa dalam bentuk suspensi, dan ada pula yang larut (salution).
------------------------------------------------------
Berdasarkan proses pengendapannya
-          batuan sedimen klastik (dari pecahan pecahan batuan sebelumnya)
-          batuan sedimen kimiawi (dari proses kimia)
-          batuan sedimen organik (pengendapan dari bahan organik)
Berdasarkan tenaga alam yang mengangkut
-          batuan sedimen aerik (udara)
-          batuan sedimen aquatik (air sungai)
-          batuan sedimen marin (laut)
-          batuan sedimen glastik (gletser)
Berdasarkan tempat endapannya
-          batuan sedimen limnik (rawa)
-          batuan sedimen fluvial (sungai)
-          batuan sedimen marine (laut)
-          batuan sedimen teistrik (darat)

------------------------------------------------------
1.B.1 Batu konglomerat

Gambar.8 (Contoh Batu Konglomerat)
Konglomerat merupakan suatu bentukan fragmen dari proses sedimentasi, batuan yang berbutir kasar, terdiri atas fragmen dengan bentuk membundar dengan ukuran lebih besar dari 2mm yang berada ditengah-tengah semen yang tersusun oleh batupasir dan diperkuat & dipadatkan lagi kerikil. Dalam pembentukannya membutuhkan energi yang cukup besar untuk menggerakan fragmen yang cukup besar biasanya terjadi pada sistem sungai dan pantai.
Biasanya batuan tersebut menjadi batuan penyimpan hidrokarbon (reservoir rocks) atau bisa juga menjadi batuan induk sebagai penghasil hidrokarbon (source rocks).
------------------------------------------------------
1.B.2 Batu breksi






Gambar.9 (Contoh Batu breksi)

Breksi merupakan batuan sedimen klastik yang memiliki ukuran butir yang cukup besar (diameter lebih dari dua milimeter) dengan tersusun atas batuan dengan fragmen menyudut (tajam). Ruang antara fragmen besar bisa diisi dengan matriks partikel yang lebih kecil atau semen mineral yang mengikat batu itu bersama-sama. Spesimen yang ditunjukkan di atas memiliki ukuran garis tengah sekitar dua inci (lima sentimeter).
Berwarna merah kecoklatan, keemasan, coklat
Manfaatnya biasa digunakan sebagai Hiasan Bisa, misalnya di ukir hingga halus membentuk vas bunga, meja kecil, atau asbak.
------------------------------------------------------
1.B.3 Batu pasir



Gambar.10 (Contoh Batu Pasir)
Batupasir adalah suatu batuan sedimen klastik yang dimana partikel penyusunya kebanyakan berupa butiran berukuran pasir. Kebanyakan batupasir dibentuk dari butiran-butiran yang terbawa oleh pergerakan air, seperti ombak pada suatu pantai atau saluran di suatu sungai. Butirannya secara khas di semen bersama-sama oleh tanah kerikil atau kalsit untuk membentuk batupasir tersebut. Batupasir paling umum terdiri atas butir kwarsa sebab kwarsa adalah suatu mineral yang umum yang bersifat menentang laju arus.
Batu Pasir Berwarna Coklat dan putih
Batupasir mempunyai banyak kegunaan didalam industri konstruksi sebagai suatu kumpulan dan batu-tembok. batupasir hasil galian dapat digunakan sebagai material di dalam pembuatan gelas/kaca
------------------------------------------------------
1.B.4 Batu gamping
Batu Gamping/Batu Kapur merupakan batuan carbonat yang paling banyak terdapat, demngan kenampakan textur aphanitik sampai phanero-cristalin. Warna putih keabu-abuan, abu-abu, abu-abu gelap, hitam, kuning, coklat, dan lainnya oleh adanya kotoran-kotoran, oksid besi dan zat-zat organik. Limestone berbutir mulus, pecahannya conchoidal. Bila ditetesi HCL memercik/berbuih. Mudah larut terutama dalam air yang mengandung CO2 sehingga terjadi lubang-lubang, celah-celah, diaklas- diaklas dan lainnya. tebal dapat dari beberpa centimeter sampai beberapa ratus meter. Beberapa limestone seluruhnya dapat terdiri dari butir-butir calcit. Keras dari limestone sangat berbeda-beda, ada yang keras dan ada yang lunak, agak keras, dan sebaginya, tergantung dari texturnya. Selama proses pelapukan dari limestone, calcium carbonatnya dapat terlarut, dan yang tertinggal adalah kotoran-kotorannya, yang kemudian dapat terkonsentrasi dan membentuk clay atau loams yang berwarna merah atau kuning, oleh aksidasi dari mineral-mineral oksida besi.
Ciri-ciri: Warna putih keabu-abuan, agak lunak, dan bila ditetesi asam membentuk gas karbondioksida.
Jenis-Jenis Batuan SedimenTerbentuk dari hasil pemadatan cangkang hewan lunak atau hewan laut yang telah mati. Cangkang tersebut terdiri dari kapur tidak musnah.
------------------------------------------------------
1.B.5 Batu Lempung

Gambar.11 (Contoh Batu Lempung)
Type utama batu lempung menurut terjadinya terdiri dari lempung residu dan lempung letakan (sedimen), lempung residu adalah sejenis lempung yang terbentuk karena proses pelapukan (alterasi) batuan beku dan ditemukan disekitar batuan induknya. Kemudian material lempung ini mengalami proses diagenesa sehingga membentuk batu lempung.
Coklat, keemasan, coklat, merah, abu-abu
Dapat dijadikan kerajinan, seperti asbak, patung, celengan, dll.
Sering ditemukan di Pinggiran Sungai ataupun pinggiran danau.
------------------------------------------------------
1.B.6 Batu Serpin

Gambar.12 (Contoh Batu Serpin)
Serpin berasal dari lumpur yang mengendap. Terdiri dari butiran-butiran batu lempung atau tanah liat, pada umumnya sepertiga terdiri atas kuarsa, sepertiga bahan tanah, sepertiga bahan lain termasuk karbonat, besi oksida, feldspar, dan zat organik. Berwarna abu-abu kehijauan, merah, atau kuning. Dimanfaatkan sebagi bahan bangunan. Berasal dari endapan hasil pelapukan batuan tanah liat.
------------------------------------------------------
1.C Batuan Metamorf
Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dari proses metamorfisme batuan-batuan sebelumnya karena perubahan temperatur dan tekanan. Metamorfisme terjadi pada keadaan padat (padat ke padat) meliputi proses kristalisasi, reorientasi dan pembentukan mineral-mineral baru serta terjadi dalam lingkungan yang sama sekali berbeda dengan lingkungan batuan asalnya terbentuk. Banyak mineral yang mempunyai batas-batas kestabilan tertentu yang jika dikenakan tekanan dan temperatur yang melebihi batas tersebut maka akan terjadi penyesuaian dalam batuan dengan membentuk mineral-mineral baru yang stabil. Disamping karena pengaruh tekanan dan temperatur, metamorfisme juga dipengaruhi oleh fluida, dimana fluida (H2O) dalam jumlah bervariasi di antara butiran mineral atau pori-pori batuan yang pada umumnya mengandung ion terlarut akan mempercepat proses metamorfisme.
Batuan metamorf memiliki beragam karakteristik. Karakteristik ini dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam pembentukan batuan tersebut ;
-          Komposisi mineral batuan asal
-          Tekanan dan temperatur saat proses metamorfisme
-          Pengaruh gaya tektonik
-          Pengaruh fluida
Pada pengklasifikasiannya berdasarkan struktur, batuan metamorf diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :
-          oliasi, struktur planar pada batuan metamorf sebagai akibat dari pengaruh tekanan diferensial (berbeda) pada saat proses metamorfisme.
-          Non foliasi, struktur batuan metamorf yang tidak memperlihatkan penjajaran mineral-mineral dalam batuan tersebut.
Jenis-jenis Metamorfisme
Metamorfisme kontak/termal
-          Metamorfisme oleh temperatur tinggi pada intrusi magma atau ekstrusi lava.

Metamorfisme regional
-          Metamorfisme oleh kenaikan tekanan dan temperatur yang sedang, dan terjadi pada daerah yang luas.

Metamorfisme Dinamik
-          Metamorfisme akibat tekanan diferensial yang tinggi akibat pergerakan patahan lempeng.

-----------------------------------------------------
1.C.1 Batuan Pualam atau Batu Marmer (dari batu gamping/kapur)

Gambar.12b(Contoh Batu Marmer)
Batuan Pualam
Ciri : campuran warna berbeda-beda, mempunyai pita-pita warna, kristal-kristalnya sedang sampai kasar, bila ditetesi asam akan mengeluarkan bunyi mendesah, keras dan mengkilap jika dipoles
Cara terbentuk : terbemtuk bila batu kapur mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi
Kegunaan : untuk membuat patung dan lantai/ubin
------------------------------------------------------

1.C.2 Batuan Sabak

Gambar.14 (Contoh Batuan Sabak)
Batu Sabak
Ciri : abu-abu kehijau-hijauan dan hitam, dapat dibelah-belah menjadi lempeng-lempeng tipis
Cara terbentuk : terbentuk bila batu serpih kena suhu dan tekanan tinggi
Kegunaan : dijadikan sebagai kerajinan, sebagai batu tulis, sebagai bahan bangunan, dan untuk membuat atap rumah (semacam genting)
------------------------------------------------------


1.C.3 Gneiss (ganes)
Gambar.15 (Contoh Batuan Ganes)
Batu Gneiss (ganes)
Ciri : berwarna putih kebau-abuan, terdapat goresan-goresan yang tersusun dari minera-mineral, mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan, dan terbentuk urat-urat yang tebal yang terdiri dari butiran-butiran mineral di dalam batuan tersebut
Cara terbentuk : terbentuk pada saat batuan sedimen atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi.
Kegunaan : dijadikan sebagai kerajinan Tangan
------------------------------------------------------

1.C.4 Sekis
Gambar.15 (Contoh Batuan Sekis)
Batu Sekis
Ciri : berwarna hitam, hijau dan ungu, mineral pada batuan ini umumnya terpisah menjadi berkas-berkas bergelombang yang diperlihatkan dengan kristal yang mengkilap dan terkadang ditemukan kristal garnet
Cara terbentuk : batuan metamorf regional yang terbentuk pada derajat metamorfosa tingkat menengah.
Kegunaan : sebagai sumber mika yang utama (satu komponen penting dalam pembuatan kondensator dan kapasitor dalam industri elektronika
------------------------------------------------------

1.C.5 Kuarsit
Gambar.17 (Contoh Batu Kuarsit)
Kuarsit
Ciri : berwarna Abu-abu, kekuningan, cokelat, merah, sering berlapis-lapis dan dapat mengandung fosil, lebih keras dibanding gelas dan terdapat butiran sedang
Cara terbentuk : metamorfose dari batuan pasir, jika strukturnya tak mengalami perubahan dan masih menunjukan struktur aslinya. Kuarsit terbentuk akibat panas yang tinggi sehingga menyebabkan rekristalisasi kwarsa dan felsdpar.
Kegunaan : dijadikan sebagai kerajinan, konstruksi jalan dan perbaikan
------------------------------------------------------

1.C.6 Milonit
Gambar.18 (Contoh Batuan Milonit)
Milonit
Ciri :  butir-butir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah, dan abu-abu, kehitaman, coklat, biru
Cara terbentuk : Terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan

Kegunaan : dijadikan sebagai kerajinan

1 komentar:

  1. *JUAL BONGKAHAN BATU BACAN ASLI DARI MALUKU UTARA*
    (Chrysocolla chalcedony,Living Stone,Gem silica)
    galian tanjung gulau (pulau kasiruta) halmahera selatan,maluku utara

    No Hp : 082293422986 ==###== PIN : 5C50FF58

    *BACAN DOKO SUPER*
    ================
    *Berat 1 ons Rp 750.000
    *Berat 5 ons Rp 1.500.000
    *Berat 1 kg Rp 3.000.000
    *Berat 2 kG Rp 4.500,000
    setiap pembelian perkilo dapat bonus 1 permata batu bacan.

    *BACAN PALAMEA*
    ==============
    *Berat 1 ons Rp 500.000
    *Berat 5 ons Rp 1.000.000
    *Berat 1 kg Rp 2.000,000
    *Berat 2 Kg Rp 4.000,000
    setiap pembelian perkilo dapat bonus 1 permata batu bacan.

    KONDISI BATU
    ============

    * Natural (no treatment) asli bukan sintetis
    * Bahan tua galian tambang sendiri
    * Keras & Padat
    * Siap Gosok
    * Full daging tanpa kapur
    * Kualitas super krystal
    * Mineral (chysocolla chalcedony)

    Melayani pembelian per kilo dan per ons untuk bongkahan
    Kami juga melayani pembelian luar daerah dan luar kota
    Bagi pecinta bacan yang minat silahkan langsung hubungi/sms

    No Hp : 082293422986 ==###== PIN : 5C50FF58


    #.stock terbatas
    Siapa cepat dia dapat
    Bagi yg merasa sudah minat dan ingin transaksi pembelian dengan kami,
    Adapun cara yg kami sediakan:COD bisa silahkan datang ke alamat saya di daerah Halmahera selatan
    Alamat:Jl.Buana Seli No.76 Rt 016 / Rw 002,Desa Labuha,Kecamatan Bacan,halmahera selatan maluku utara,
    dan bagi peminat batu bacan di luar kota bisa kami kirim melalui jasa pengiriman seperti:JNE/TIKI/KANTOR POS,
    *Bagi peminat luar kota silahkan dikirim format pemesanan sebagai berikut:
    -Nama Lengkap
    -Alamat lengkap
    -No HP(Handpone) yang selalu aktif
    -Jika sudah di isi formatnya silahkan CALL/SMS di nmr sebagai berikut:

    No Hp : 082293422986 ==###== PIN : 5C50FF58

    jika barang sudah kami kirim,kami berikan no.resi pengiriman barang yang anda pesan,
    dan kami sengaja melayani pembelian luar kota ,
    kami ingin cari rekan bisnis jual bongkahan batu bacan di luar kota
    dan siapa tau ada yang minat hubungi kami terimah kasih.
    Assalamu Alaikum

    BalasHapus