Kamis, 23 April 2015

SEKARAT

SEKARAT
Oleh
ARGO

Merah itu segar dan terasa basah
Nyeri itu perih dan terasa menganga
Lantunan detik menggema dari jam tua
Dinginnya lantai yang tak beralas

Mengapa pintu terbuka, dan pisau telah menancap?

Merangkak tak mampu berdiri
Berpikir tak habis waktu
Berteriak tak mampu bersuara
Menangis tak habis air mata

Menyeret diri tercium amis
Sakit selayaknya teriris
Melihat sekeliling tak terang cahaya
Takut selayaknya terasing

Mengapa diri tergeletak dan mata berkunang?

Mengingat masa lalu tidak ingat
Menggapai masa depan tidak mampu
Lelah menggelayuti
Lemas menggantungi
Merangkak menuju pintu yang telah
Telah terbuka
Mencabut pisau yang telah menancap.

Oh, aku sedang sekarat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar