Senin, 27 April 2015

Namanya Juga Orang

Namanya juga orang, dia bisa AMANAH tapi jg bisa INGKAR, dia bisa BAIK juga bisa BUSUK.

Selama dia manusia, selama ada IBLIS dan Malaikat, dualisme itu selalu ada. Siapa aja calon-nya, dia bisa ELING bisa juga GILA. Dan bagi yang MEMILIH, sama juga resikonya, siap SENANG dan siap KECEWA. 

Sering kali PILIHAN kita sedikit
banyak mengubah keadaan menjadi baik, tapi juga jangan menutup realita, mereka yg kita benci, bahkan yang menjadi musuh adl orang yang pernah kita pilih. Harga menghargai sudah seharusnya kita sematkan bagi mereka yang MAU
MEMILIH dan bagi mereka yang TAK MAU MEMILIH. Yah kalo sampe teladanmu, pahlawanmu lupa diri, berdoalah semoga kalo mereka salah jalan cepet balik lagi ke rumah AMANAH. 

Kalo saya. sudah lama saya tak
menggantungkan nasib pada kekuasaan birokrasi, saya punya pemimpin di kepala saya sendiri.
Ujung-ujungnya MANDIRI selalu jadi SOLUSI, tetapi dalam kesunyian saya panjatkan doa, semoga segera turun pemimpin sekelas WALI atau dibawah tingkat NABI akan membenahi ini semua di kotaku,
di negaraku

(HAJAR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar