“Kami
Tidak Butuh Senjata dan Bom Untuk Membawa Kedamaian, Kami Butuh Cinta dan Rasa
Iba”
Bunda
Teresa
Berdalih untuk mewujudkan
perdamaian, maka akan ada berbondong-bondong pasukan menggunakan baret biru
dengan senjata lengkap yang akan berpiknik di sebuah Negara. Liburan yang akan
dibiayai perserikatan bangsa-bangsa ini Cuma akan memendam pemberontakan dan
peperangan untuk sementara waktu, Yang bersembunyi atau yang menghentikan
pertikaiana hanya akan beristirahat sementara waktu karena ada senjata yang
lebih banyak dan bom yang lebih ampuh dari yang dimiliki pihak yang bertikai.
Setelah piknik perserikatan bangsa bangsa itu angkat kaki dari Negara yang
bertikai maka bibit-bibit perselisihan akan menyeruak perlahan ke atas
permukaan kembali, perdamaian hakikinya adalah cinta dan saling mengasihi satu
sama lain, perdamaian akan terwujud jika menanamkan rasa cinta kasih. Bukan
dengan menunjukan kekuatan dan menimbulkan ketakutan. Senjata dan bom tidak
akan membawa kedamaian, hanya akan menimbulkan pesakitan yang tanpa henti.
Kita
semua harus beralih cara dan memutus bingkai rantai kebencian dengan rasa cinta
kasih. Tidak ada lagi perbedaan dan semuanya dilandaskan atas rasa persatuan
yang mengikat semuanya. Cinta kasih yang lahir diatas persamaan dan semangat
persatuan.
(Bagong Nusantara)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar