Langsung
saja diibaratkan menjadi dua, yang tidak percaya dan percaya. Ketika yang tidak
percaya ketika dia menjalani sesuatu dan tidak percaya keajaiban maka pilihan
selanjutnya hanyalah pintu keluar darurat yaitu keputusasaan dan menyerah.
Selanjutnya bagi mereka yang percaya rentang menyerah mereka akan panjang
hingga tidak ada kata menyerah, sederhana karena dia percaya keajaiban jika
hari ini belum berhasil masih ada besok, besok masih belum berhasil masih ada
besoknya lagi, sampai kapan? Sampai keajaiban itu terjadi. Keajaiban bukan lah
sebuah permainan formal ataupun matematis dia terjadi kepada hal yang sudah
diizinkan Tuhan. Tugas kita hanya lah memilih, Tidak Percaya atau Percaya,
ketika anda memilih tidak percaya maka pembahasan selesai itu wilayah putus
asa, menyerah dan berhenti, ketika memilih percaya maka akan tumbuh rasa untuk
selalu bangkit, selalu berdiri wilayah yang membentuk semangat akan hari esok
yang lebih baik. Kuat dan kuat pilihan yang pasti dalam menjalani hidup yaitu
kuat. Kepercayaan kita akan memberikan kekuatan dan energy yang tidak
berkesudahan seperti baterai yang isinya tidak pernah habis kita tidak akan
pernah lelah sampai yang ingin kita wujudkan tercapai. Kita percaya kepada
Tuhan yang menghadirkan keajaiban yang membawa diri kita untuk terus dan terus.
Semua pasti ada waktunya dan apa yang telah menjadi tenggat waktu dari Tuhan
akan tepat pada waktunya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Tepat.
(Bagong Nusantara)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar