Rabu, 20 Mei 2015

“Ojo Rumongso Iso, Ning Iso Rumongso"



“Ojo Rumongso Iso, Ning Iso Rumongso"

                Jangan merasa bisa, tetapi bisa merasa. Mengingat diatas langit masih ada langit, seorang murid nantinya juga menjadi guru tetapi ingatkah dia bahwa sesungguhnya dia adalah mantan murid. Masih ada yang diatas posisi diri ketika diri merasa tinggi. Kesombongan akan menjungkirbalikan, kesombongan menjadikan diri ini lupa diri. Merasa paling tinggi dari semuanya, bahkan seorang Mahaguru pun masih dibawah Tuhan yang Maha Tinggi, kecaplah kesombonganmu maka selamat datang pesakitan dan penyesalan.

Orang yang terlalu tinggi memanjat tanpa berpegangan akan jatuh dengan sangat keras ke bawah jika terjatuh, dia akan merasa sangat sakit dan celaka. Baik itu ketika terjatuh bagaimana jika tidak terjatuh? Tetap saja kamu tidak paling tinggi. Masih ada yang lebih tinggi dari kamu, dan itulah kesombongan. Tidak ada yang bisa menjamin kamu tidak akan pernah terjatuh bahkan itu diri kamu sendiri. Yang bisa menjamin dan akan selalu tepat adalah Tuhan itu sendiri. Ketika dirimu terlalu sombong maka meminta ampunlah kepadaNya, Memohon Maaf lah dan beristighfarlah. Maafkan dirimu, maka Tuhanmu akan memaafkanmu. 

Tetaplah selalu ingat dan waspada di kehidupan tanpa penjamin ini tetaplah mempercayai dirimu sendiri dan TuhanMu.

(Bagong Nusantara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar