“Ojo
Rumongso Iso, Ning Iso Rumongso"
Jangan merasa bisa, tetapi bisa
merasa. Mengingat diatas langit masih ada langit, seorang murid nantinya juga
menjadi guru tetapi ingatkah dia bahwa sesungguhnya dia adalah mantan murid.
Masih ada yang diatas posisi diri ketika diri merasa tinggi. Kesombongan akan
menjungkirbalikan, kesombongan menjadikan diri ini lupa diri. Merasa paling
tinggi dari semuanya, bahkan seorang Mahaguru pun masih dibawah Tuhan yang Maha
Tinggi, kecaplah kesombonganmu maka selamat datang pesakitan dan penyesalan.
Orang yang terlalu tinggi memanjat tanpa berpegangan akan jatuh dengan sangat
keras ke bawah jika terjatuh, dia akan merasa sangat sakit dan celaka. Baik itu
ketika terjatuh bagaimana jika tidak terjatuh? Tetap saja kamu tidak paling
tinggi. Masih ada yang lebih tinggi dari kamu, dan itulah kesombongan. Tidak
ada yang bisa menjamin kamu tidak akan pernah terjatuh bahkan itu diri kamu
sendiri. Yang bisa menjamin dan akan selalu tepat adalah Tuhan itu sendiri.
Ketika dirimu terlalu sombong maka meminta ampunlah kepadaNya, Memohon Maaf lah
dan beristighfarlah. Maafkan dirimu, maka Tuhanmu akan memaafkanmu.
Tetaplah selalu ingat dan waspada di
kehidupan tanpa penjamin ini tetaplah mempercayai dirimu sendiri dan TuhanMu.
(Bagong Nusantara)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar