Rabu, 20 Mei 2015

Refleksi Hidup



 “Sewaktu-waktu, Kamu Hanya Butuh Beristirahat, di Sebuah Tempat Yang indah Dan Merenungkan Semuanya”


Terkadang hidupmu butuh kamu istirahatkan, Terkadang langkah kakimu harus kamu tahan dan mundur selangkah, dan terkadang bicaramu harus kamu tahan dan mulailah merenungkan.

Merasakan kedamaian diri, kebahagian, ketenangan yang semuanya tidak klise damai yang betul-betul damai bahagia yang betul-betul bahagia dan tenang yang betul betul tenang. Merasakan setiap jengkal keindahan yang telah diberikan Tuhan kepada kita untuk kita nikmati. Menyingkir sementara dari hiruk pikuk keberadaan. Setiap hirup nafas yang berharga, tidak semata-mata untuk membuang waktu tetapi benar-benar nerefleksikan diri, terkadang kita terlalu banyak menilai yang lainnya namun tidak pernah menilai diri kita sendiri. Berhening, berdamai dan merasakan realitas yang anda saat ini, menumbuhkan bibit syukur yang telah ditanam, bahwa sebenarnya diri kita sudah menyimpan kebahagiaan tanpa harus diperbudak oleh kebahagiaan yang menunggu. Seperti bahagia tunggu kaya, bahagia tunggu menikah, bahagia tunggu punya anak, bahagia tunggu anak sekolah, STOP! Dirimu pantas untuk bahagia tanpa harus menunggu. Rekahkan senyummu untuk saat ini rasakan dirimu yang diselimuti oleh hangatnya kedamaian dan rasakan bahwa hidup ini telah indah dari awalnya.

Bersyukurlah dan nikmati dirimu sebagai mahakarya keindahan itu.

(Bagong Nusantara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar